A. MENGENAL ADOBE PHOTOSHOP

Adobe photoshop merupakan salah satu program pengolah grafis propesional standar, kinerja photoshop dalam sebuah perusahaan percetakan biasanya dipadukan dengan program dengan program aplikasi Dekstop Publishing (DTP), seperti biasanya abode pagemaker dan Quark Exsprees. Publishing, Brosur, leaflet, pamlet, maupun poster dapat dibuat menggunakan adobe photoshop sedangkan sebuah buku yang terdiri atas teks dan ganbar biasabya diproses menggunakan aplikasi dekstop sedangkan sebuah buku yang terdiri atas teks dan gambar biasanya diproses enggunakan aplikasi DTP dengan dibantu abode photoshop sebagai pengolah gambarnya. Dalam hal ini, photosop digunakan untuk memproses gambar, menjadikannya layak cetak.
Gambar (citra) yang dapat dimanipulasi menggunakan komputer adalah gmbar digital. Merupakan proses menjadikan tampilan berbeda dengan sebelumnya dengan penambahan elemen dari citra lain atau dengan menggunakan fasilitas filter dan efek dari program aplikasi grafis seperti photoshop ini.
Dengan abode Photoshop, sebuah foto atau gambar bisa dipresentasekn dengan format bitmap beresolusi tinggi. Resolusi menyatakan jumlah titik (pixel) per satuan luas., yang juga menunjukkan ketajaman dan detail gambar. Resolusi biasanya dinyatakan dalam satuan luas dpi (dot per inch). Selain resolusi, kualitas sebuah bitmap juga dicirikan oleh intensitas atau kedalaman warnanya. Kedalaman warna sebuah bitmap menentukan kualitas warna gambr secara keseluruhan. Dalm hal ini dikenal istilah 256 warna, high color, true color, skala keabuan (grayscale), serta hitam putih (black & white).
Salah satu hal yang perlu Anda ingat adalah bahwa penggunaan program aplikasi photoshop ini biasanya dititikberatkan pada pengolahan yang sudah ada (foto dari kamera digital atau gambar hasil scanner). Jadi, jika di Bab 2 anda belajar membuat (menggambar) grafis menggunakan corel draw, di Bab 3 ini anda akan belajar memanipulasi atau memproses gambar bitmap yang sudah ada. Namun, perlu juga diingat bahwa photoshop dapat juga digunakan untuk menggambar vektor meskipun mungkin terasa kurang.
Adobe Photoshop yang akan kita pelajari kali ini adalah adobe photoshop versi 7.0 (meskipun anda menggunakan photoshop versi yang lebih baru, anda tetap bisa menggunkan petunjuk-petunjuk di buku ini). Untuk dapat menggunakan program aplikasi
tersebut. Jika program aplikasi photoshop 7.0 belum ada di komputer, anda harus meng-install-nya lebih dulu.

1. MENGAKTIFKAN ADOBE PHOTOSHOP

Setelah terdapat d komputer anda, program aplikasi photoshop dapat diaktifkan melalui star menu ataupun dobel klik ikon shourct-nya di desktop. Setelah photoshop berasil diaktifkan, anda akan menemui tampilan lingkungan kerja photoshop tanpa kanvas gambar, klik puldown menu file-new sehingga muncul kotak dialog new. Aturlah setting dokumen anda kemudian klik OK (catatan : anda bisa juga mengatur setting dokumen ini belakangan biarkan kotak dialog new tanpa mengubahnya, langsung klik OK.

2. MENU DAN IKON PADA APLIKASI PHOTOSHOP

Cara mengakses / menggunakan berbagai menu pada photoshop tak jauh berbeda dengan cara penggunaan menu-menu pada program aplikasi yang lain. Berikut ini akan dijelaskan beberapa menu utama photoshop beserta fungsinya. Seperti halnya program aplikasi grafis corel draw, menu-menu dalam program aplikasi photoshop ini secara umum terdiri atas pulldown menu dan toolbar menu atau toolbox.
a. Puldown
MenuPulldown menu terdiri atas menu File, Edit, Image, Layer, Select, Filter, View, Window dan Help.
1). Menu File
Menu File terdiri atas menu-menu yang berhubungan dengan file, seperti new (membuat file baru), open (membuka file), save (menyimpan file), save as (menyimpan file dengan nama / format)lain), close (menutup file), print (mencetak file), dan exit (menutup aplikasi photoshop). Selain itu ada juga menu-menu lain yang dapat anda lihat sendiri pada waktu mengklik pulldown menu file ini.
2). Menu Edit
Menu edit secara umum berisi menu-menu editing gambar, seperti undo (membatalkan satu perintah terakhir), copy (meng-copy gambar ataupu teks yang diseleksi ke clipboard tanpa menghapus objek sumbernya), clear (menghapus area gambar yang diseleksi), paste (menempelkan objek dari clipboard yang di-copy ataupun di- cut ke kanvas gambar), dan transform ( memutar dan mengubah ukuran area objek yang diseleksi).
3). Menu Image
Menu Image berisi menu pengaturan gambar (properties) seperti mode (mengatur mode warna), Adjustment (mengatur kecerahan gambar), Duplicate (membuat duplikasi gambar), Image Size (mengatur ukuran dan resolusi gambar), Canvas Size (mengatur ukuran kanvas gambar), Rotate Canvas (memutar kanvas gambar), dan Crop (memotong gambar sesuai area yang diseleksi).
4). Menu Layer
Menu Layer berisi pengaturan layer (lapisan-lapisan gambar), penggunaan layer dalam photoshop dapat mempermudah pemberian efek-efek transparansi yang membedakan tingkat kecerahan bagian gambar tertentu.

5). Menu Select
Menu Select berisi menu-menu pengaturan cara seleksi objek gambar.

6). Menu Filter
Menu Filter berisi pengaturan efek-efek filtering yang cukup lengkap untuk mempercantik tampilan gambar anda.

7). Menu View
Menu View berisi menu-menu pengaturan tampilan gambar dalam area kerja photoshop.

8). Menu Window
Menu Window memuat pengaturan tampilan menu-menu berupa window (kotak kecil-kecil seperti navigator, layer, dan History). Menu-menu window tersebut dapat dimunculkan ataupun dihilangkan melalui pulldown menu Window ini.
9). Menu Help
Menu Help berisi menu bantuan untuk memahami dan mengakses petunjuk penggunaan Adobe Photoshop.
b. Menu Toolbox
Menu toolbox memuat beberapa menu editing gambar yang fungsinya kurang lebih sama dengan fungsi menu toolbox pada aplikasi Corel Draw yang telah anda pelajari. Dalam beberapa menu pada toolbox terdapat menu-menu lagi dibawahnya (dalam Corel Draw dikenal sebagai flyout).

3. MEMBUAT TEKS DAN OBJEK GEOMETRIS
a. Membuat Teks
Untuk membuat teks dalam photoshop dapat dilakukan menggunakan toolbox, tentu saja setelah Anda mempunyai kanvas gambar. Anda dapat lebih dulu mengatur warna objek melalui menu toolbox. Setelah itu, pada toolbox, klik text kemudian ketikkan teks Anda pada kanvas dan akhiri dengan klik move tool.
Sekarang anda sekalian belajar memberikan efek pada objek (teks), yaitu drop shadow. Langkah pertama adalah pastikan bahwa layer yang aktif saat itu adalah layer berisi teks anda tadi. Klik layer tersebut kemudian klik kanan hingga muncul menu. Klik menu Blending Options hingga muncul kotak dialog layer style. Ada beberapa pilihan menu yang bisa Anda pilih, sebagai contoh klik kotak di sebelah kiri pilihan Drop Shadow hingga muncul tanda centang (cheklist). Selanjutnya klik OK dan Anda akan melihat tampilan hasilnya pada teks Anda tadi.
b. Membuat Objek Berupa Geometris
Meskipun kurang fleksibel, Photoshop memungkinkan Anda membuat garis dan bentuk-bentuk geometris seperti kontak (rectangle), lingkaran atau elips (ellipse), poligion, dan bentuk tertentu (custom shape). Untuk menggambarnya, Anda dapat menggunakan toolbox. Dalam hal ini kita akan menggabungkan gambar dengan teks yang tadi telah dibuat.
Setelah Anda klik objek pilihan Anda (misalnya ellips), bawalah kursor ke kanvas, klik dan drag hingga terbentuk objek sesuai pilihan anda. Perhatikan bahwa posisi masing-masing objek apakah menutupi objek lain ataupun tidak merupakan efek dari adanya sistem layer (lapisan), dimana layer yang berada di atas akan menutupi layer di bawahnya. Layer dibagian atas dapat juga dibuat trasparan dengan mengubah tingkat opacity-nya (Ingat kotak dialog layer style pada saat mengatur efek drop shadow, tingkat Opacity diatur juga dalam kotak dialog itu.
Untuk mengatur urutan layer, Anda dapat melakukannya dengan drag&drop, baik memindahkan layer ke atasnya maupun ke bawahnya.

4. MENGGUNAKAN TEKSTUR DAN STLEY PADA OBJEK

Tekstur dan Style objek (teks maupun gambar geometris) dapat diatur menngunakan menu styles. Menu styles merupakan menu berbentuk window yang tergabung dengan menu color (mengatur warna) dan Swatches (mencampur warna). Menu ini dapat di munculkan melalui pulldown menu Window-Styles. Klik objek yang pilih kemudian klik salah satu bentuk style yang anda inginkan.

Ada beberapa kategori style yang bisa Anda pilih dengan mengklik tombol di sebelah kanan atas window style tersebut. Perlu diingat lagi bahwa Anda dapat juga menerapkan style ini pada objek berupa teks.

5. MEMANIPULASI LAYER
Dalam pembahasan sebelumnya Anda sudah mempelajari cara pengaturan urutan layer dengan cara drag&drop serta pemberian efek bayangan (drop shadow). Pengaturan layer yang lain dapat juga berupa transparansi (opacity), menghapus layer, menyatukan layer (flatten), duplikasi layer (duplicate), dan pengaturan lain yang dapat Anda lihat pada pulldown menu Layer. Secara umum, langkah-langkah pengaturan layer adalah klik layer tersebut kemudian klik pulldown menu layar dan klik menu yang sesuai.

6. MENYIMPAN FILE
Seperti umumnya program aplikasi, langkah menyimpan file dapat dilakukan, melalui pulldown menu file kemudian klik menu save. Jika anda ingin nantinya file yang anda simpan dapat anda edit secara lengkap dengan urutan layer tertentu, simpanlah file anda dalam format. Psd (Photoshop). Namun, jika anda ingin menyimpan file anda dalam format lain, anda bisa memilih menu file-saveAs, kemudian pilih format file yang anda inginkan (tif, jpg, bmp dll). Perlu diingat bahwa tipe-tipe file tertentu tidak memungkinkan kita menyimpan layer. Dalm industri percetakan dan penerbitan, file gambar untuk dicetak biasanya dipilih yang berformat.

B. MEMANIPULASI GAMBAR MENGGUNAKAN PHOTOSHOP
Gambar yang akan dimanipulasi ini dapat berasal dari bidikan kamera digital anda, hasil scnner, file gambar dari internet atau pun file gambar dari CD. Manipulasi yang bisa dilakukan antara lain : mengubah posisi gambar, mengatur ukuran, mengatur pencahayaan, komposisi warna, menggabung gambar, menambah border, (frame), dan penambahan beberapa efek-efek artistik.

1. Membuka File Gambar untuk Diproses
Untuk membuka file gambar, klik pulldown menu file-open. Setelah muncul kotak dialog open pilih salah satu file kemudian klik tombol opeh hingga file tersebut muncul di kanvas photoshop.
2. Mengatur Mode Warna
Untuk mempresentasikan warna , photoshop menyediakan beberapa sistem warna, yaitu sebagai berikut.
a. RGB: merepresentasikan dengan tiga channel (Red, Green, Blue).
b. CMYK: merupakan sistem representasi warna untuk memproses cetak empat warna (cyan, magenta, yellow, black).
c. Lab color: menggunakan sistem representasi berdasarkan lightnees dan 2 komponen kromatik, komponen a dari hijau ke merah dan komponen b dari biru ke kuning.
d. Indexed colour: hanya mampu mempresentasikan maksimal 256 variasi warna dengan informasi 8 bit atau kurang.
e. Grayscale: hanya menyimpan nilai brightness dari suatu gambar dan mempunyai informasi 8 bit dengan 256 variasi warna.
f. Duotone: merespresentasikan gambar dengan 256 variasi gradasi, sedangkan tritone dan duotone masing-masing 3 dan 4 warna.
g. Bitmap: hanya menyimpan warna sebagai informasi 1 bit, ada titik atau tidak ada titik.
Peraturan mode warna pada objek dapat dilakukan dengan klik pulldown menu Image-mode kemudian pilih mode warna yang dimaksud. Mode warna ini dilaku dalam satu gambar (satu file) bukan hanya pada layer tertentu. Jika anda menerapkan mode warna ini pada beberapa layer, Photoshop biasanya lebih dulu akan menggabungkan semua layer menjadi satu (flatten Image).

3. Mengatur Kecerahan Gambar
Pengaturan kecerahan gambar dapat dilakukan melalui pulldown menu Image-Adjustment-Level (gambar 3.13a). selanjutnya anda akan menemui window berisi pengaturan level (gambar 3.13b). Aturlah kecerahan gambar kemudian klik ok.
Pengaturan kecerahan gambar ini dapat berlaku pada layer tertentu saja (tidak selalu seluruh bagian gambar), atau hanya pada bagian yang diseleksi (menggunakan Rectangle tool atau marquee tool).
4. Mengatur Ukuran Gambar
Mengatur ukuran gambar dapat dilakukan melalui pulldown menu Image-Image Size. Anda akan menemui kotak dialog ini anda dapat menentukan ukuran dan resolusi gambar. Jika anda ingin mempertahankan proporsi gambar, jangan lupa klik kota disebelah kiri constraint proportion dan resample image. Perlu diingat bahwa pengubahan ukuran dan resolusi gambar yang terlalu besar dapat mengurangi kulaitas gambar.
Gambar yang berkualitas baik biasanya memiliki resolusi tinggi. Namun, gambar beresolusi tinggi belum tentu berkualitas baik. Hal ini karena kita dimungkinkan mengubah (menambah) resolusi suatu gambar dapat anda amati dengan
Menggunakan Menu Toolbox untuk editing gambar

B. Menerapkan Prinsip-prinsip kesehatan dan keselamatan kerja dalam menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak TIK.

Semua pekerjaan baik di perusahaan, kantor, bengkel, maupun di luar ruangan seperti dijalan raya mengutamakan faktor kesehatan dan keselamatan kerja (k3), karena hal tersebut ikut menentukan sukses tidaknya suatu pekerjaan. Oleh karena itu, di setiap unit kerja biasanya terdapat departemen yang mengurusi kesehatan dan keselamatan kerja karyawannya.
Saat itu menggunakan komputer, apalagi bekerja memakai komputer seharian penuh, tentu sangat melelahkan. Meskipun hanya duduk dan mengoprasikan komputer, namun pengetahuan tentang kesehatan dan keselamatan kerja juga diperlukan. Ketahanan seseorang di depan komputer dipengaruhi oleh banyak hal, antara lain: pengaturan posisi duduk yang benar, pengaturan cahaya, dan pengaturan jarak pandang antara pengguna dengan monitor.
1. Bagian-bagian peralatan komputer yang berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan kerja
Bagian dalam komputer tersusun dari rangkaian yang berarus listrik sehingga kesehatan dan keselamatan kerja penggunanya benar-benar diperhatikan. Beberapa hal yang membahayakan kesehatan dan keselamatan pengguna komputer adalah sebagai berkut :
a. Pemasangan kabel penghubung listrik dengan CPU harus benar sehingga tidak menimbulkan hubungan pendek pada rangkaian listriknya.
b. Perhatikan masukan tegangan listrik ke CPU, apakan tegangannya naik turun atau tidak, sebab dengan tegangan yang tidak stabil dapat mengakibatkan CPU rusak.
c. Gunakan Ground listrik yang baik agar tidak menyisakan tegangan listrik pada casing atau monitor, sehingga pengguna komputer tidak terkena setrum.
d. Atur jarak antara mata dengan monitor sesuai dengan aturan bila perlu gunakan screen filter di monitor.
e. Jangan menggunakan keyboard dengan memukul.

2. Posisi duduk dan jarak pandang dengan monitor yang benar
Saat menggunakan komputer, pengguna komputer harus memperhatikan posisi duduknya untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kerjanya. Posisi duduk yang baik diantaranya menggunakan kursi yang ada sandarannya dan hendaknya posisi kepala tidak terlalu menengadah sehingga pandangan sejajar dengan monitor. Penempatan keyboard dan mouse disarankan tidak terlalu sulit atau sesuai dengan jangkauan tangan. Posisi duduk yang nyaman akan membuat pengguna komputer dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas kerjanya.
Jarak pandang yang benar dengan monitor juga penting diperhatikan. Jika mengabaikan hal tersebut, maka akan berkaitan mata cepat lelah, mata sakit, leher terasa tegang, badan menjadi pegal, dan lain sebagainya. Jarak pandang yang baik antara mata dengan monitor adalah 46-47 cm. Selanjutnya, perhatikan pula pencahayaannya di ruangan tersebut. Pengatura cahaya yang baik akan mengurangai radiasi dari cahaya monitor ke mata. Oleh karena itu, dianjurkan untuk memakai screen filter (kaca peredam) yang dipasangan pada monitor. Pengaturan jarak pandang yang benar akan mengurangi kelelahan pada mata.
Berikut ini hal-hal penting yang harus diperhatikan saat menggunakan komputer.
a. Gunakan kursi yang nyaman, dianjurkan menggunakan kursi yang dapat digerakan ke depan dan ke belakang.
b. Upayakan posisi monitor 2-3” (5-8 cm) di atas pandangan.
c. Hindari snar yang menyilaukan, jika perlu gunakan screen filter.
d. Atur jarak badan dengan monitor sekitar satu lengan.
e. Upayakan kaki berpijak pada lantai atau pijakan pada meja komputer dengan nyaman.
f. Gunakan penyangga dokumen (document holder) saat mengetik naskah yang diletakkan sejajar dengan layar monitor.
g. Tempatkan keyboard dan mouse pada tempat yang mudah di jangkau.
h. Upayakan lengan dan siku dalam keadaan rileks dan berada di samping badan.
i. Letakan monitor dan kyboard lurud dengan pandangan.
j. Gunakan meja keyboard yang bisa diubah kemiringannya dengan posisi mouse menyesuaikan posisi keyboard. Jika kemiringan meja keyboard ke atas, maka mouse di letakan lebih tinggi, sedangkan jika kemiringan meja keyboard ke bawah, maka mouse di letakan lebih rendah.
k. Gunakan meja komputer dan meja keyboard yang stabil (tidak ada goncangan).
l. Cukupkan frekuensi istirahat sejenak untuk melepas lelah.

C. Menghargai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam TIK
Pemerintah indonesia berupaya untuk melindungai hasil karya cipta sesorang atau perusahaan dari pemalsuan, penggandaan, menyirkan, memamerkan, dan pengedarannya. Oleh karena itu, pemerintah Republik Indonesia telah membuat undang-undang perlindungan tentang hak cipta dan hak atas kekayaan Intelektual (HAKI), yaitu Undang-undang No. 19 tahun 2002 tentang perlindungan hak cipta dan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) yang memberikan sanksi terhadap pelanggaran tersebut. Berikut ini adalah kutipan tentang ketentuan pidana dalam hal pelanggaran hak cipta yang diatur dan di tetapkan berdasarkan Undang-undang No. 19 tahun 2002 (pasal 72, ayat:1, 2, dan 3).
1. Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) atau pasal 49 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara masing-masing paling sedikit 1 (satu) bulan dan /atau denda paling sedikit Rp. 1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 5.000.000,00 (lima miliar rupiah).
2. Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran hak cipta atau hak terkait sebagaimana di maksud pada ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
3. Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak memperbanyak penggunaan untuk kepentingan kemersial uatu program komputer dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 1.000.000,00 (satu mliar rupiah).
Dari hal tersebut di atas, jika mengutip atau mengopi hasil karya orang lain maka diwajibkan untuk minta ijin kepada pemegang hak dciptanya. Adapun cara yang perlu dilakukan tentu tudak harus datang keperusahaan pembuat produk, namun cukup dengan membeli produk software yang freeware dan shareware artinya software tersebut dapat digunakan dan dikembangkan secara bebas tanpa harus meminta ijin kepada pembuatnya. Di pasaran banyak terdapat software yang freeware, salah satunya program Linux. Program Linux sendiri terdiri dari beberapa macam sistem operasi redhat, fodore core, mandrake, suse, knoppix, dan lain sebagainya.
Namun dalam kenyataannya, masyarakay sering mengabaikan hal tersebut. Kebanyakan masyarakat lebih sering menggunakan software tanpa ijin atau software bajakan. Maraknya pembajakan software oleh masyarakat disebabkan oleh faktor-faktor berikut.
1. Pendapatan masyarakat yang relatif kecil.
2. Tingkat pendidikan yang relatif masih rendah.
3. Harga ijin atau lisensi software yang relatif mahal.
4. Kontrol pemerintah yang tidak tegas.Adanya undang-undang tersebut sebenarnya menunjukan bahwa pemerintah menjamin dan melindungi setiap orang atau perusahaan untuk terus berkarya dengan tidak mengabaikan kepentingan masyarakat luas. Artinya, dalam undang-undang tersebut disebutkan bahwa pemegang hak cipta dapat memberikan ijin kepada pihak lain untuk memperbanyak ciptaannya guna kepentingan pendidikan, ilmu pengetahuan, serta kegiatan dan pengembangan ilmu pengetahuan.