Diposkan pada PUISI

GALAU

Dalam lelah aku kadang meraung dan meratap
jauh dalam lubuk tak terjangkau
hati-hati pedih
tak terungkap

sadar dan sabar
diantara pucuk-pucuk kebosanan
diam bukan emas
saat rasa menyesak tuk diungkap

hati-hati perih
lagi-lagi perih
jauh di ujung langit dan sejuta impian
jauh di atas gumpalan awan kelabu
disitu kugantung anganku

hatiku dan sejuta lara
yang terpendam
dalam lautan yang tak terselami
derita hati ini tak usah kau tahu

Iklan

Penulis:

Pelajar sepanjang masa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s